CLICK HERE FOR FREE BLOG LAYOUTS, LINK BUTTONS AND MORE! »

Minggu, 10 Oktober 2010

Laporan Wawancara Ersha Farah Dea

"Masih bersama pekerjaannya sebagai juru masak Yayasan Al muslim yang diketuai oleh Ibu Evi, Ibu Djuaria ingin berbagi pengalamannya kepada kita semua.
“Jumlah pekerja di dapur kita berjumlah 12 orang, 8 orang bagian makanan lauk pauk dan 3 orang bagian snack salah satunya saya”, jelas Ibu Djuria dibeberapa kesempatan lalu.

Ibu yang sudah bekerja selama 12 tahun ini, bekerja sebagai juru masak Yayasan Al Muslim bagian pembuat snack. Tak kalah dengan snack-snack di restaurant ternama, snack yang dibuat Ibu Djuaria bersama 2 orang temannya juga bisa menggoyang lidah para siswa/I TK dan SD Al Muslim.

Karena pembuatan snack membutuhkan waktu yang cukup lama, Ibu Djuaria dan teman-temannya sudah bekerja mulai pukul 06.00 pagi. Setiap hari menu makanan sudah di atur dan selalu bervariasi seperti, pizza, humberger, roti sosis, mie telur dan masih banyak lagi. “Kami tidak pernah membeli snack dari luar, semua kami buat sendiri. Mulai dari pembelian, pengolahan dan pembuatan bahannya”, kata Ibu Djuaria.

Adapun kesulitan yang dihadapi Ibu Djuaria dan teman-temannya yaitu ketika tiba-tiba listrik padam dan gas habis. Terpaksa mereka harus mengganti menu snack hari itu juga. Walaupun Ibu Djuaria dan teman-temannya bekerja bagian snack, mereka juga membantu bagian yang lain. “Saling membantu adalah semboyan kami, karena kami sudah seperti keluarga sendiri”, ucap Ibu Djuaria dengan tegas.

Selama bekerja sebagai juru masak di dapur Al Muslim, Ibu Djuaria merasa sangat senang.

“ Kalau bisa makanan yang kami buat dengan susah payah jangan sampai terbuang, dan tetap menjadi anak yang baik dan sopan”, pesan dan kesan Ibu Djuaria kepada siswa/I Al Muslim.

By: Ersha Farah Dea (2 IPA 1)

0 komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih sudah meninggalkan pesan ..