CLICK HERE FOR FREE BLOG LAYOUTS, LINK BUTTONS AND MORE! »

Minggu, 25 Maret 2012

Pentingkah MOS untuk Anak TK?


Saya agak kaget ketika mendapat pemberitahuan bahwa anak saya setiap hari Sabtu selama Bulan Maret harus menjalani MOS. Loh ? Anak saya baru mau masuk TK. Kok ada MOS  segala?

Begitulah, akhirnya setiap akhir pekan saya mengantar Hanif menjalani masa MOS. Sabtu ini adalah hari ketiga masa orientasi sekolahnya di TK. Masih ada Sabtu depan, satu hari lagi.

MOS adalah kependekan dari Masa Orientasi Sekolah, biasanya diterapkan oleh sekolah untuk memperkenalkan siswa pada struktur, sistem pendidikan, lingkungan sekolah, serta budaya sekolah. MOS yang kita kenal diberlakukan untuk siswa SD, SMP, SMA sederajat, bahkan perguruan tinggi. Lalu, perlukah anak TK ikut MOS juga ?

Jika esensi MOS adalah untuk memperkenalkan dan mengadaptasikan siswa terhadap lingkungan baru, maka MOS memang penting untuk anak TK. Seperti yang hampir satu bulan dijalani anak saya, ternyata menyisakan cerita menyenangkan buat dia.

Hanif belajar apa tadi dengan Bu Guru ?”
Hanif belajar membuka sepatu “.. oooh…”apalagi , Nak?”
cuci tangan “, terus ?
Bikin tangan“, sambil tangannya sibuk membuka tas. Dikeluarkannya sebuah gambar tangan dari kertas warna yang ditempeli stik es krim.
Ini tangan Hanif. Ini ibu jari. Ini kelingking “, ucapnya antusias menerangkan.

Oooh.. ternyata Hanif juga belajar di sekolahnya.
Jadi, yang dimaksud dengan MOS anak TK di sini adalah anak-anak belajar bagaimana rasanya sekolah. Dalam rangkaian MOS, guru memberikan proses belajar seperti biasa kepada siswa, namun dalam kadar yang sangat sederhana. Guru juga menanamkan jadwal kegiatan sehari-hari di sekolah, semisal membuka sepatu, menyimpannya di rak sepatu, menyimpan tas pada tempatnya, berdoa sebelum dan sesudah belajar, makan bekal bersama teman, bersosialisasi, dan berbagi. Di akhir masa orientasi, barulah sekolah melakukan psikotes pada anak-anak untuk melihat kesiapan dan kematangannya belajar.

Kalau diperhatikan, tujuan MOS untuk anak TK sebenarnya sama saja dengan MOS yang ada di sekolah-sekolah di atasnya. Dan di  TK lainpun MOS dilaksanakan, biasanya di awal masuk sekolah. Tiga hari hingga ada juga yang dua pekan. Namun, ada hal yang menurut saya menguntungkan  jika MOS diadakan sebelum hari H nya anak-anak sekolah seperti waktu sekarang ini:
    1. Sebagai seorang ibu yang bekerja dari pagi hingga petang, saya bisa mengantar dan menemani anak saya di akhir pekan untuk “belajar sekolah”
    2. Saya bisa melihat respon anak saya  terhadap sekolah yang akan dimasukinya. Apakah dia senang dan menanti datangnya “the real school“, ataukah dia berusaha menghindarinya? Kalau anak saya tidak senang dan saya melihat prosesnya juga tidak sesuai, saya bisa saja memindahkannya ke sekolah lain.
    3. Dari sekarang calon siswa TK sudah belajar beradaptasi dengan lingkungan, sehingga ketika dia masuk sekolah yang sesungguhnya, dia sudah mengenal kawan-kawan dan guru-gurunya.
    4. Dari sekarang calon siswa TK sudah belajar budaya sekolah, sehingga pada saatnya masuk mereka sudah bisa diarahkan untuk melakukan kegiatan lainnya.
Tantangan buat sekolah TK penyelenggara adalah :
    • menjadi sangat  penting buat sekolah untuk mengisi program MOS sebaik  mungkin, jangan sampai MOS yang dilaksanakan hanya kegiatan buang-buang waktu saja.
    • Guru dituntut membuat anak senang pada sekolah yang akan dijalaninya kelak dengan program-program yang menyenangkan dan melibatkan seluruh indera anak, sehingga sekolah menjadi tidak menjenuhkan.
    • Lakukan kegiatan orientasi siswa dalam waktu yang tidak terlalu jauh dari waktu sekolah yang sebenarnya agar anak tidak lupa “rasa senangnya bersekolah”.
dari kumpulan kompasianaku : http://edukasi.kompasiana.com/2012/03/17/pentingkah-mos-untuk-anak-tk/

0 komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih sudah meninggalkan pesan ..