CLICK HERE FOR FREE BLOG LAYOUTS, LINK BUTTONS AND MORE! »

Rabu, 11 Agustus 2010

Bank Soal APBN

1. APBN adalah
a. Suatu daftar /penjelasan terinci mengenai penerimaan dan pengeluaran untuk Negara untuk jangka waktu tertentu
b. Suatu indicator yang digunakan untuk membiayai pembangunan
c. Suatu daftar terperinci yang dipakai pemerintah untuk membiayai pengeluaran pemerintah
d. Suatu daftar lengkap yang berisi pedoman pembiayaan daerah
e. Suatu daftar/penjelasan terinci mengenai penerimaan dan pengeluaran untuk daerah

2. APBD adalah
a. Suatu daftar /penjelasan terinci mengenai penerimaan dan pengeluaran untuk daerah untuk jangka waktu tertentu
b. Suatu indicator yang digunakan untuk membiayai pembangunan
c. Suatu daftar terperinci yang dipakai pemerintah untuk membiayai pengeluaran pemerintah
d. Suatu daftar lengkap yang berisi pedoman pembiayaan daerah
e. Suatu daftar/penjelasan terinci mengenai penerimaan dan pengeluaran untuk daerah

3. Bila pendapatan dalam APBN diarahkan untuk membiayai pengeluaran di sector pembangunan, maka fungsi APBN yang dimaksud adalah …
a. Fungsi alokasi
b. Fungsi distribusi
c. Fungsi stabilisasi
d. fungsi reguler
e. fungsi agent of development

4. EBTANAS-SMA-01-16
Tujuan APBN adalah ...
A. penetapan batas tertinggi penerimaan dan pengeluaran negara
B. penjelasan rinci mengenai penerimaan dan pengeluaran negara
C. sebagai pedoman anggaran penerimaan dan pengeluaran negara
D. intensifikasi pendapatan dan efektivitas dalam pengeluaran
E. penentuan sumber penerimaan dan prioritas pengeluaran

5. Asas penyusunan APBN :
1. Kekeuargaan
2. Demokratis
3. Kemandirian
4. Penghematan
5. Penajaman prioritas pembangunan
Yang merupakan asas penyusunan APBN adalah
a. 1, 2, dan 4 d. 2, 4, dan 5
b. 2, 3, dan 5 e. 1, 4, dan 5
c. 3, 4, dan 5

6. Dampak APBN terhadap perekonomian adalah :
a. Retribusi pendapatan dilakukan melalui penarikan pajak dan penerimaan lain
b. Pengalihan sumber-sumber masyarakat
c. Kestabilan dalam kegiatan ekonomi
d. Distribusi pendapatan
e. Semua benar

7. Fungsi APBN sebagai dasar pelaksanaan pendapatan dan belanja pada tahun yang bersangkutan adalah fungsi…
a. Otorisasi d. distribusi
b. Perencanaan e. alokasi
c. Pengawasan

8. UN-SMA-07-19
Yang dimaksud anggaran defisit adalah ...
A. jumlah anggaran belanja meningkat setiap tahunnya
B. jumlah anggaran pendapatan menurun setiap tahunnya
C. jumlah anggaran belanja sama dengan jumlah anggaran pendapatan
D. jumlah anggaran belanja lebih kecil dari jumlah anggaran pendapatan
E. jumlah anggaran belanja lebih besar dari jumlah anggaran pendapatan

9. EBTANAS_SMA-90-33
Asas berimbang dalam penyusunan APBN adalah ...
A. penerimaan lebih besar dari pengeluaran
B. penerimaan lebih kecil dari pengeluaran
C. penerimaan melebihi target yang ditetapkan
D. penghematan penerimaan dan pengeluaran
E. penerimaan relatif sama dengan pengeluaran

10. UN-SMA-07-17
Sumber-sumber penerimaan pemerintah pusat dan pemerintah daerah diperoleh dari
1. pajak bumi dan bangunan
2. subsidi daerah otonom
3. pajak pertambahan nilai
4. pajak tontonan
5. pajak penghasilan
6. pajak kendaraan bermotor

Jenis-jenis pajak yang termasuk penerimaan pemerintah pusat adalah ...
A. 1, 2, dan 3
B. 1, 3, dan 5
C. 2, 4, dan 6
D. 3, 4, dan 5
E. 4, 5, dan 6

11. UN-SMA-05-05
Pada APBN tahunl 999/2000 terdapat uraian sumber pendapatan dan belanja negara seperti:
1. Hibah
2. Pembayaran bunga utang
3. Pajak Pertambahan Nilai (PPN)
4. Pajak perdagangan intemasional
5. Subsidi BBM
6. Bagian pemerintah atas laba BUMN
7. Privatisasi BUMN
8. Pembiayaan pembangunan

Dari uraian sumber pendapatan dan belanja negara tersebut, yang termasuk sumber pendapatan negara adalah ...
A. 1, 2, 3, dan 4
B. 1, 2, 5, dan 7
C. 1, 3, 4, dan 6
D. 2, 5, 7, dan 8
E. 3, 5, 7, dan 8

12. EBTANAS-SMA-93-31
Sebagian pengeluaran anggaran belanja meliputi:
1. belanja barang,
2. cicilan utang,
3. pembelian kendaraan dinas,
4. bantuan proyek, dan
5. subsidi daerah otonom.
A. 1, 2, 3
B. 1, 3, 4
C. 2, 3, 4
D. 1, 2, 5
E. 3, 4, 5

13. EBTANAS-SMA-98-10
Di bawah ini unsur-unsur penerimaan dan pengeluaran APBN:
1. Belanja pegawai
2. Bantuan program
3. Subsidi daerah otonom
4. Pembiayaan rupiah
5. Belanja barang

Yang termasuk pengejuaran rutin APBN adalah …
A. 1, 2, dan 3 d. 2, 3, dan 5
B. 1, 2, dan 4 e. 2, 4, dan 5
C. 1, 3, dan 5

14. Kebijakan yang dilaksanakan pemerintah dengan cara meningkatkan atau menurunkan pendapatan Negara atau belanja Negara, disebut
a. Kebijakan moneter d. kebijakan defisit
b. Kebijakan fiscal e. kebijakan surplus
c. Kebijakan anggaran

15. Tujuan kebijkan fiscal adalah…
a. Mengingatkan masyarakat untuk membayar pajak
b. Mempengaruhi tinggi rendahnya tingkat pendapatan
c. Mengendalikan jumlah uang yang beredar
d. Memperkecil minat masyarakat untuk menabung
e. Membayar pajak

16. Pajak harus efisien, maka biaya pemungutan pajak harus lebih kecil dari hasil pemungutannya. Keterangan tersebut merupakan syarat …
a. Yuridis d. finansial
b. Keadilan e. keuntungan
c. Ekonomis

17. Objek pajak yang tidak dikenakan PBB:
a. Rumah kepala desa d. hutan wisata
b. Supermarket e. Rumah kos
c. Rumah artis

18. Pajak adalah …
a. Sumbangan wajib yang harus dibayar wajib pajak
b. Iuran sukarela yang dibayar warga Negara
c. Sumbangan pemerintah kepada masyarakat
d. Subsidi untuk rakyat
e. Pembayaran atas jasa yang disediakan pemerintah daerah

19. EBTANAS-SMA-01-17
Pajak digunakan untuk pembangunan didaerah miskin. Dalam hal ini berarti pajak melakukan fungsi ...
A. pembiayaan
B. anggaran
C. mengatur
D. stabilisasi
E. redistribusi

20. EBTANAS-SMA-00-14
Di bawah ini asas penyusunan APBN dan Asumsi APBN…
1. Kemandirian
2. Penghematan
3. Pertumbuhan ekonomi
4. Harga minyak Indonesia
5. Menitikberatkan pada asas-asas dan UU negara
Yang merupakan asas penyusunan APBN adalah …
a. 1, 2, dan 3 d. 1, 2, dan 5
b. 2, 3, dan 4 e. 2,3, dan 5
c. 3, 4, dan 5

21. Pungutan ekspor masuk dalam pos …
a. Pajak perdagangan internasional
b. Pajak dalam negeri
c. Penerimaan bukan pajak
d. Penerimaan SDA
e. Hibah

22. EBTANAS-SMA-94-07
Tarif pajak penghasilan sebagai berikut.
1. pendapatan sampai dengan Rp 10.000.000,00 15%
2. pendapatan di atas Rp 10.000.000,00 sampai dengan Rp 50.000.000,00 25%
3. pendapatan di atas Rp 50.000.000,00 35%

Apabila penghasilan kena pajak Tuan Budi dalam tahun 1992 sebesar Rp 88.000,000,00 maka pajak yang terutang dalam tahun tersebut sebesar ...
A. Rp 13.200.000,00
B. Rp 22.000.000,00
C. Rp 23.800.000,00
D. Rp 24.800.000,00
E. Rp 30.800.000,00

23. EBTANAS-SMA-99-13
Seseorang mempunyai penghasilan bersih
Rp 67.592.000,00 dan pendapatan tidak kena pajak
Rp 2.592.000,00.
Tarif pajak:
sampai dengan Rp 25.000.000,00 = 10%
di atas Rp 25.000.00,00 s.d. Rp 50.000.000,00 = 15%
di atas Rp 50.000.000,00 = 30%

Dari data tersebut besarnya pajak yang terutang adalah ...
A. Rp 10.750.000,00
B. Rp 11.527.000,00
C. Rp 19.500.000,00
D. Rp 20.277.000,00
E. Rp 20.455.200,00

24. UN-SMA-05-06
Berdasarkan Undang-Undang no. 17 tahun 2000 tentang pajak penghasilan, Tarif Pajak Penghasilan (PPh) atas Penghasilan Kena Pajak (PKP) sebagai berikut.
Penghasilan kena pajak / Tarif pajak
sampai dengan Rp 25 juta / 5 %
di atas Rp 25 juta – Rp 50 juta / 10 %
di atas Rp 50 juta – Rp 100 juta / 15 %
di atas Rp 100 juta – Rp 200 juta / 20 %
di atas Rp 200 juta 35%
Apabila PKP Yusuf tahun 2002 sebesar Rp 140.000.000,00 maka pajak terutang adalah ...
A. Rp 17.250.000,00
B. Rp 19.250.000,00
C. Rp 22.500.000,00
D. Rp 31.250.000,00
E. Rp 35.000.000,00

25. UN-SMA-07-18
Tuan Ahmad mempunyai rumah terletak di atas tanah yang luasnya 200 m2, luas bangunan rumah 120 m2. Pada tahun 2006 harga tanah diperkirakan Rp 200.000,00 per m2. Sedangkan harga bangunan Rp 800.000,00 per m2. Jika bangunan tidak kena pajak ditetapkan Rp 12.000.000,00 maka PBB yang dibayar Tn. Ahmad setiap tahun adalah ...
A. Rp 100.000,00
B. Rp 124.000,00
C. Rp 130.000,00
D. Rp 140.000,00
E. Rp 150.000,00

26. UN-SMA-06-06
Bapak Pradebta menempati rumah dengan luas tanah 200 m2 dengan nilai jual Rp 400.000,00/m2, luas bangunan 100 m2, dengan nilai jual Rp 600.000,00/m2. Nilai Jual Objek Pajak Tidak Kena Pajak (NJOPTKP) Rp 12.000.000,00. Jika yang dikenakan pajak sebesar 20% dengan tarif 0,5%, maka besarnya PBB terutang per tahun adalah ...
A. Rp 128.000,00
B. Rp 152.000,00
C. Rp 256.000,00
D. Rp 640.000,00
E. Rp 1.280.000,00

27. EBTANAS-SMA-98-10
Di bawah ini unsur-unsur penerimaan dan pengeluaran APBN:
1. Belanja pegawai
2. Belanja barang dan jasa
3. Subsidi
4. Belanja pemeliharaan
5. Dana Alokasi Umum
Yang termasuk belanja pemerintah daerah adalah …
A. 1, 2, dan 3
B. 1, 2, dan 4
C. 1, 3, dan 5
D. 2, 3, dan 5
E. 2, 4, dan 5

28. UN-SMA-05-06
Berdasarkan Undang-Undang no. 17 tahun 2000 tentang pajak penghasilan, Tarif Pajak Penghasilan (PPh) atas Penghasilan Kena Pajak (PKP) sebagai berikut.
Penghasilan kena pajak / Tarif pajak
sampai dengan Rp 25 juta / 5 %
di atas Rp 25 juta – Rp 50 juta / 10 %
di atas Rp 50 juta – Rp 100 juta / 15%
di atas Rp 100 juta – Rp 200 juta / 20 %
di atas Rp 200 juta / 35%
Apabila PKP Yusuf tahun 2002 sebesar Rp 100.000.000,00 maka pajak terutang adalah ...
A. Rp 9.250.000,00
B. Rp 10.250.000,00
C. Rp 11.250.000,00
D. Rp 31.250.000,00
E. Rp 35.000.000,00

29. UNAS-SMA-03-17
Budi memiliki sebidang tanah seluas 250 m2, di atasnya dibangun rumah seluas 90 m2. Taksiran harga jual tanah per m2 Rp 100.000,00. Taksiran harga jual bangunan Rp. 200.000,00 per m2. Besarnya pajak bumi dan bangunan yang harus dibayar Budi, apabila menggunakan peraturan:
- (0,5% × 20% NJOP) untuk bumi
- BTKP sebesar Rp 8.000.000,00
maka besar PBB adalah ...
A. Rp 43.000,00
B. Rp 40.000,00
C. Rp 35.000,00
D. Rp 21.500,00
E. Rp 27.000,00

30. EBTANAS-SMA-99-13
Seseorang mempunyai penghasilan bersih
Rp 67.592.000,00 dan pendapatan tidak kena pajak Rp 12.592.000,00.
Tarif pajak:
sampai dengan Rp 25.000.000,00 = 10%
di atas Rp 25.000.00,00 s.d. Rp 50.000.000,00 = 15%
di atas Rp 50.000.000,00 = 30%
Dari data tersebut besarnya pajak yang terutang adalah ...
A. Rp 7.750.000,00
B. Rp 11.527.000,00
C. Rp 19.500.000,00
D. Rp 20.277.000,00
E. Rp 20.455.200,00

31. Semakin besar pendapatan semakin besar pula pajak yang harus dibayar. Sistem pajak yang digunakan adalah …
a. Regresif d. proposrsional
b. Tetap e. progresif
c. Regulative

32. Beberapa cirri pokok pajak adalah sbb, kecuali …
a. Dikenakan atas setiap penduduk tanpa kecuali
b. Sifatnya wajib
c. Hak tunggal pada pemerintah
d. Untuk membiayai pengeluaran umum
e. Tidak memperoleh imbalan langsung

33. Kebijakan fiscal merupakan kebijakan pemerintah untuk ..
a. Mengendalikan uang beredar
b. Mengatur pendapatan dan belanja Negara
c. Mengendalikan kinerja bank sentral
d. Mengendalikan harga
e. Meningkatkan produksi


34. Dokumen yang tidak dikenakan bea materai :
a. Surat penyimpanan barang
b. Surat yang memuat sejumlah uang
c. Cek dan bilyet giro
d. Efek
e. Sekumpulan efek yang tercantum dalam surat kolektif

35. Jumlah realisasi pendapatan negara lebih besar dari pada realisasi pengeluaran / belanja Negara dinamakan anggaran …
a. Surplus d. dinamis
b. Deficit e.berimbang
c. aktif

1 komentar:

Siswa Pkl mengatakan...

Terimakasih atas informasinya .... artikelnya sangat bagus dan angat membantu

Poskan Komentar

Terima kasih sudah meninggalkan pesan ..